Ujian “Calon” Tuhan

Konon, di dunia ini ada seorang manusia yang sangat pandai. Dia menguasai segala ilmu yang ada. Konon katanya dia mampu mengalahkan apapun, dia mampu menciptakan apapun, dan dia tahu segalanya. Dia mampu mengalahkan manusia, jin atupun setan. Dia mampu menciptakan manusia, hewan, air, maupun benda-benda hidup yang manusia lain tak dapat menciptakannya. Banyak sekali manusia yang hidup diantaranya menganggapnya sebagai Tuhan kedua. Dia sendiri tak mengakui adanya Tuhan, karena dia merasa bahwa dirinyalah Tuhan itu. Dia melakukan perjalanan-perjalanan mencari keberadaaan Tuhan yang banyak dibicarakan dan dipercayai oleh manusia. Namun, tak juga dia menemukan Tuhan itu, dia semakin yakin bahwa dirinyalah Tuhan itu.

Suatu waktu, dia telah meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Dan ada mitos bahwa ilmu tak akan hilang saat nyawa hilang. Dan, tibalah saatnya dia menjalani ujian dengan Penguji oleh Tuhan langsung, Tuhan tak menampakkan wujud-Nya secara langsung. Tuhan mengujinya dengan perantara Suaranya, yang Maha Tinggi. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Tuhan. Mulai dari pertanyaan termudah Tuhan ajukan padanya, hingga pertanyaan terumit. Pertanyaan itu dengan mudahnya dia jawab. Untuk pertanyaan terakhir Tuhan yang Tuhan Ajukan adalah,”Coba gambarkan wujud-Ku di atas selembar kertasmu.” Manusia itu seketika terdiam, Tuhan tersenyum, manusia itu gagal pada tahap ujian pertamanya. Tuhan mencetuskan tahapan ujian yang berikutnya.

Tahap ujian yang berikutnya adalah penciptaan. Tuhan memerintahkan manusia itu untuk menciptakan

segala sesuatu. Di antaranya adalah, hewan, manusia, tumbuhan, tanah, air dan unsur-unsur yang tak kan mampu diciptakan oleh manusia lain. Pada tahap ujian penciptaan yang terakhir, Tuhan mengujinya dengan, “Coba ciptakan Tuhan untuk-Ku.” Manusia itu shock menghadapi ujian penciptaan yang terakhir itu.Dia sadar, bahwa dia sudah gagal dalam 2 tahap ujian. Tapi dia tetap optimis dan percaya diri serta selalu menampilkan kesombongannya di hadapan sang Tuhan. Dia merasa mampu dan pantas untuk menjadi Tuhan.

Tahapan ujian yang ketiga sekaligus yang terakhir adalah tahap pergulatan. Tuhan mengerahkan seluruh pasukan langit, jin, iblis, setan, manusia, serta apapun yang pernah Tuhan ciptakan. Namun, manusia itu tak tertandingi. Sampai akhirnya Tuhan mengeluarkan makhluk yang ia ciptakan dengan penuh misteri. Sang manusia diam tak berkutik di hadapan musuhnya.  Musuhnya adalah makhluk Tuhan yang tak mungkin mampu ditaklukan oleh makhluk Tuhan manapun, dia adalah “Kematian.”

Manusia itu gagal pada ketiga tahap ujiannya. “Masih merasa hebatkah kau wahai manusia???” tanya sang Tuhan padanya.

Advertisements

Published by

nadhirulmaghfiroh

Hi, I'm me. Who am I? Read me. :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s