Train – Washington Post (Part 10)

Unknown_femaleTepat tiga hari yang lalu aku mengirimkan opiniku kepada Washington Post terkait peristiwa penembakan Brook, dan aku membacanya kembali hari ini di halaman Washington Post tepat dengan fotoku yang kurasa kurang tepat. Aku bangga, ini pertama kalinya tulisanku masuk media sebesar WP. Aku tersenyum walau masih sedikit nyeri, aku tersenyum karena aku menulis untuk kematian rekanku.

Aku berjalan menuju stasiun dengan ringan hari ini. Berharap ada yang membaca tulisanku dan memberikan keadilan untuk Brook. Kereta datang begitu cepat, tepat satu menit setelah aku sampai di tempat tunggu. Seperti biasa aku duduk di sebelah pintu masuk, Evan terlihat begitu sibuk dengan WP nya. Dia membaca dengan serius, dan dia terlihat terkejut. Dia melihatku dengan penasaran, begitupun aku. Akhirnya dia tersenyum lebar dan menunjukkan fotoku dari surat kabarnya, rupanya dia membaca opini. Aku membalas senyumnya dan mengangguk. Oh Tuhan syukurlah ada yang membacanya, tapi fotoku? Oh tidak!

to be continue..

Advertisements

Published by

nadhirulmaghfiroh

Hi, I'm me. Who am I? Read me. :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s