Kami Lebih dari Sekedar Pemanis

Asian GirlTelah berlangsung sejak lama bahwa wanita kerap kali dijadikan sebagai “tumbal” dalam menarik seseorang. Seorang  wanita seringkali dijadikan objek dari promosi akan sebuah produk bersama harapan untuk menarik pelanggan dengan pesona yang mereka miliki. Keberadaan seorang wanita seperti wajib adanya dalam sebuah pemasaran, maksud dari sebuah keberadaan di sini bukanlah untuk menjalankan roda produksi meski tentu banyak wanita yang melakukannya. Namun lebih banyak keberadaan wanita digunakan sebagai penarik minat.

Banyak sekali produk-produk yang menyisipkan wanita di dalamnya meski sebenarnya tak ada hubungan yang jelas antara keberadaan sang wanita dan fungsi dari produk yang ditawarkan. Seperti halnya sebuah talk show yang berada di salah satu stasiun TV yang menjadikan Olla Ramlan sebagai salah satu host  di dalamnya. Sebenarnya Olla Ramlan tidak begitu banyak difungsikan sebagai pembawa acara, bahkan terlihat pasif karena yang mendominasi pembicaraan adalah host host pria yang terlihat lebih mengerti akan alur dari talk show tersebut. Lalu apakah fungsi sang host wanita dalam acara itu? jelas sebagai pemanis dan penarik penonton. Siapa yang tidak tertarik kepada seorang wanita cantik, yang selalu memakai baju minim, dan sexy. Terlebih acara itu ditayangkan pada malam hari saat dimana kebanyakan para lelaki meluangkan waktunya untuk bersantai dan menonton televisi.

Tak hanya untuk mendobrak sebuah acara, penampilan seorang wanita juga digunakan untuk mendobrak karir mereka sendiri. Seperti halnya girlband-girlband yang selalu menampakkan bagian-bagian tubuh mereka ketika show sedang berlangsung. Semakin banyak yang mereka “tampilkan” semakin sensasional pula berita yang mereka dapatkan dan pastinya akan memberikan ketenaran dan keuntungan yang tinggi bagi mereka ataupun perusahaan yang menaungi mereka.

Dari iming-iming keuntungan inilah banyak sekali perusahaan yang menggunakan wanita sebagai pemanis untuk sebuah produk, bahkan partai politik pun kini memanfaatkan pesona wanita untuk menarik pengunjung fan page facebook mereka. Partai politik berlambang garuda ini, memasang gambar iklan fan page mereka dengan 3 orang wanita yang salah satunya memakai kaos ketat berlambang garuda. Tidak seharusnya menarik pengunjung fan page  dengan mengumbar keseksian wanita seperti ini, terlebih untuk sebuah fan page partai politik yang notabene ingin menjadi bagian dari pemerintahan negara Indonesia, karena hal tersebut tampak sebagai bentuk pelecehan terhadap kaum wanita. Jelas saja, dengan banyaknya iklan, girlband, endorser , bahkan iklan fan page partai politik yang melibatkan wanita sexy yang berpakaian sexy itu menampakkan bahwa siapa saja pantas melihat bagian-bagian tubuh privat wanita. Hal ini jelas merendahkan keberadaan wanita, mereka akan dianggap atau memang sudah dianggap sebagai hal yang “menyedapkan” mata saja tanpa mempedulikan intelektualitas yang dimiliki oleh wanita  tersebut. Sehingga meski kini adalah jaman yang sudah dikatakan bahwa “emansipasi wanita” hidup di dalamnya, tetap saja wanita masih dianggap tak lebih dari seorang lelaki dengan masih memanfaatkan wanita hanya sebagai pemanis, atau pemuas.

Perusahaan-perusahaan penyedia jasa periklanan sebagai salah satu yang berhubungan dengan imej wanita, seharusnya mulai menampilkan inovasi-inovasi baru dan segar mereka. Tak hanya  mengandalkan old style yang suka menampilkan bagian-bagian tubuh wanita. Mereka seharusnya mulai menggali sisi lain dari seorang wanita untuk menjadi objek promosi, seperti halnya semangat seorang wanita, atau dari sisi kemampuan intelektual mereka karena masih sedikit sekali yang dimengerti dunia, tentang wanita.

Tak hanya periklanan, trend film di Indonesia yang belakangan ini banyak sekali menampilkan film dengan tokoh wanita yang selalu berpakaian sexy juga harus segera dirubah. Tak hanya melecehkan wanita, film-film sejenis itu juga melukai imej Indonesia sebagai negara timur dengan kesopanan yang tinggi. Film-film dengan model seperti itu juga tak mampu bersaing dengan film-film bermutu skala internasional. Perusahaan perfilman Indonesia juga harus mulai mendongkrak imej wanita di dalam perfilman, wanita biasanya diletakkan untuk menjadi hantu sexy yang mempertontonkan bagian-bagian tubuh mereka. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang benar, selain menjatuhkan imej wanita, dan imej negara timur Indonesia  hal ini juga menyumbang penurunan moral generasi muda. Mereka  yang tepapar hal-hal seperti ini pasti akan menjadi sosok yang kurang memiliki etika dan bermoral rendah.

Selain itu wanita-wanita yang selalu ditampilkan sexy di depan media mengakibatkan adanya konstruksi “cantik adalah sexy” di kalangan masyarakat. Hal ini menyebabkan banyak sekali wanita-wanita yang berusaha mempercantik atau bahkan merubah bentuk tubuhnya sesuai standar yang ditampilkan media. Mereka melakukan apa saja untuk menjadi cantik atau sexy, baik dengan cara yang aman dan steril melalui dokter ahli sampai yang datang pada praktek kecantikan abal-abal yang malah akan merusak tubuh mereka.

Adanya konstruksi seperti ini semakin mendukung imej sexy namun bodoh yang ditanamkan pada wanita. Wanita semakin dipercaya dan percaya bahwa cantik adalah segalanya, sehingga banyak sekali wanita-wanita yang hanya mempedulikan kecantikan luar mereka tanpa memperhatikan apa yang mereka miliki selain penampilan luar mereka. Memang tak hanya dari segi pihak-pihak yang mau memanfaatkan wanita sendiri yang merugikan imej wanita, melainkan juga dari segi para wanita sendiri yang mau dibodohi dan sangat mudah terpengaruh.  Sehingga dunia pun masih selalu melihat wanita sebagai pemanis. Sikap apatis dan masa bodoh dari wanita-wanita yang mengerti akan hal ini pun juga mendukung masih berlakunya atau semakin besarnya imej buruk yang disandang wanita.

Oleh karena itu, perubahan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan namun bukan berarti perubahan imej untuk wanita tidak dapat dilakukan. Dimulai dari kesadaran pribadi para wanita untuk tampil lebih peduli, inovatif, intelektual, berkomitmen, cerdas, dan sopan, bukan hanya untuk tampil lebih cantik dan sexy. Setelah kepribadian wanita menjadi lebih baik, maka perubahan-perubahan pasti akan berjalan. Perlahan namun pasti imej wanita yang kini adalah sexy dan cantik akan berubah menjadi wanita adalah seorang yang berintelektual dan cerdas.

 

Advertisements

Published by

nadhirulmaghfiroh

Hi, I'm me. Who am I? Read me. :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s