Tipe Mahasiswa dengan Faktor Interogasi Dosen

Silent-Journey-Obama’s-Brainy-Idea-Brain-mapping-the-futureYang akan saya tulis ini hayalah sekedar dari pemikiran saya karena keadaan yang memaksa yaitu mata kuliah yang membuat mata saya harus tetap menyala ketika hati dan batin saya sudah ingin tertidur pulas. Saat itu saya berpikir (tanpa riset, untuk have fun saja, dan sekedar pendapat saya), hal ini timbul karena saat itu ada seorang teman saya yang sedang mendapat interogasi dosen dan sukses. Dari situlah saya menyimpulkan bahwa ada dua tipe mahasiswa menurut FAKTOR INTEROGASI DOSEN dari pandangan sang ahli Nadhirul Maghfiroh :

1. Mahasiswa jenis pertama yaitu mahasiswa “tong penuh gak ada bunyinya, bingung jawabnya

Mahasiswa tipe ini adalah mahasiswa dengan banyak literature di tangan maupun otaknya, namun pada saat dia mendapat interogasi dia malah bingung atau tak bisa menjawab. Hal ini dikarenakan banyaknya analisis yang terjadi di otaknya, banyaknya sumber yang dia dapat, banyaknya pengetahuan yang dia simpan, sehingga bingung mau menjawab dengan pengetahuan yang mana. Bahkan ketika mahasiswa tipe ini ingin bertanya terkadang otaknya sudah bisa menjawab dengan sendirinya (tanpa dia mau) sehingga dia bisa kekurangan nilai keaktifan bertanya. Mahasiswa tipe ini bisa menjadi tipe mahasiswa yang sempurna ketika dia memiliki percaya diri yang tinggi, namun sayangnya kepercayaan diri itu langka dan manusia tidak diciptakan dengan sempurna.

2. Mahasiswa tipe kedua yaitu mahasiswa “setetes air untuk kehidupan

Mahasiswa tipe ini adalah mahasiswa yang memiliki ilmu setetes air. Maksudnya mahasiswa ini tak memiliki pengetahuan terlalu banyak, tetapi dia mampu mengolah kata dengan baik dan rapi. Seperti memiliki bakat politisi, atau advokat yang pandai merangkai kata. Dia seringkali berpegang pada satu hal (karena hal itu saja yang dia tahu) namun dia bisa konstan menjawab interogasi dosen plus percaya diri yang tak rendah sehingga dia bisa kelihatan shine bright like a diamond di hadapan dosen. Lagi-lagi manusia itu tak sempurna.

Tak ada hasil khusus lebih baik menjadi tipe mahasiswa yang man, karena memang mahasiswa bukanlah makhluk yang diciptakan sempurna meski namanya MAHASISWA (maha : besar) tapi mahasiswa tetap saja manusia yang tidak sempurna dan membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, pengajar seharusnya mampu melihat hal ini dan membantu mahasiswa mencapai pembelajaran semaksimal mungkin. Jadi mungkin kalau mahasiswa ingin bertanya tak harus dengan mengacungkan jari tangan, tapi mungkin juga bisa dengan menuliskan pertanyaannya pada selembar kertas atau apapun yang dianggap beberapa mahasiswa lebih efektif baginya.

Demikian pemberitahuan dari saya, mohon maklum adanya. Lhoh, #eh. Kebiasaan nulis surat, hehe.

Demikian tulisan saya, semoga bisa membantu analisis para mahasiswa dan dosen, menghibur dan memberi uang (mindless dreaming kata taylor swift). Semoga bermanfaat. See you 😀

Advertisements

Published by

nadhirulmaghfiroh

Hi, I'm me. Who am I? Read me. :P

One thought on “Tipe Mahasiswa dengan Faktor Interogasi Dosen”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s