Petualangan Bersama Inheritance Cycle

InheritanceCycleCoversHai, saya adalah salah satu penggemar Inheritance Cycle (siklus warisan) karya Christoper Paolini. Why? Saya juga kurang tahu, tapi mungkin ini semua karena saya mencintai petualangan, bermimpi untuk menjadi petualang (jurnalis), dan sampai sekarang belum pernah berpetualang. (Hah) Sehingga membaca novel-novel petualangan sangat membantu meredam kesedihan saya. Dan salah satu novel yang saya gemari adalah Inheritance Cycle karya Mr. Paolini.

Berawal dari pinjam meminjam buku dari perpustakaan SMA (SMA Negeri 1 Kepanjen) saat masih menjadi siswa, saya mengenal Eragon. Awal baca saat itu masih terlalu banyak membaca kisah sosial dan romance, sehingga ketika harus berimajinasi (tentang seorang pemuda desa yang menemukan sebuah batu berwarna biru dan tinggal di daerah bernama Alagaesia di mana penuh dengan detail mengenai tempat tersebut) saya kurang bisa menangkapnya dengan baik. Tetapi ketika sudah mulai masuk pada bagian tengah, kejar-kejaran dengan Ra’zac, berlatih pedang, wah kok gak bisa berhenti. Brom meninggal, lhoh nangis, ketemu Murtagh, loh ini sudah tengah malam tapi gak mungkin berhenti baca. Jeod, Gil’ead, Arya, aaahhhh I’m fuckin in love with this novel!

Petualangan yang menantang, kadang-kadang sampai ikut-ikutan menahan napas, gemes, ketawa, nangis, tegang, wah lengkap pokoknya. Sampai pada akhir cerita Eragon, aaaah Ajihad meninggaaaaaal. Nangis lagiii. Tapi bukan itu yang sangat membuat saya sedih, tapi kenyataan bahwa tidak ada lanjutan Eragon (Eldest) di seluruh perpustakaan di daerah Kepanjen, Kabupaten Malang membuat saya begitu frustasi. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari ebooknya, dan alhamdulillah nemu. Tapi asiknya baca ebook itu gak seasik bersentuhan langsung dengan fisik dari sebuah novel. Di sisi lain, tak ada printer yang mendukung untuk mencetak ebook Eldest. Daaaan, petualangan saya terhambat. Terlebih dengan adanya rangkaian Ujian Skhir Nasional, Ujian Akhir Sekolah, Ujian praktek, SNMPTN, dan keributan-keributan persiapan SNMPTN tahun 2012. Saya terpaksa meninggalkan petualangan bersama bang Eragon.

Tapi syukurlah saya masuk pada jurusan ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya melalui SNMPTN tulis, dan hal ini berarti pengorbanan saya menyimpan bang Eragon berarti. Lhah, jadi mahasiswa, registrasi ulang, persiapan ospek, ospek, masuk kuliah, yah bang Eragon tak tersentuh benak saya lagi. Tugas, tugas, tugas, dan bang Eragon bersama part Eldest begitu terlupakan.

Lalu setelah beberapa lama berada di perguruan tinggi (kalau gak salah pertengahan semester 3), banyak sekali kertas sisa-sisa tugas yang tak lagi digunakan. Dan saya langsung bersentuhan benak dengan Eragon, AKU HARUS NGEPRINT ELDEST DI SISA KERTAS INI! DEMI LINGKUNGAN DAN PETUALANGANKU! Tetapi lagi-lagi tak memiliki printer sendiri itu membuat saya menunda-nunda. Tetapi pas semester 3 akhir, bapak beli printer baru. Yay, langsung deh printer baru itu saya gunakan untuk mencetak seluruh halaman Eldest, daaan.. printer harus masuk rumah sakit karena terlalu lelah (maap printer). Tapi untung gak ada kerusakan parah, tabib printer itu memberikan mantra penyembuh yang ampuh “Waise Hill.”

Baca baca baca Eldest yang saya print dari ebook gratis yang saya dapatkan harus sangat bersabar, sangat bersabar karena terdapat banyak sekali kesalahan penulisan (typo), terkadang sampai tak mengerti apa yang sebenarnya ingin dituliskan dalam novel tersebut. ๐Ÿ˜ฆ Tetapi dengan mantra-mantra kesabaran saya selesai membeca eldest. Lhah, sampailah saya pada kekhwatiran pencarian lanjutan Eldest, Brisingr. Sudah cari di semua gramedia malang bahkan ibuk saya sampai harus memberanikan diri naik eskalator demi mencari Brisingr hihihi, toko online besar, GAK ADA!

Akhirnya semangat kembali menurun, dan pas ke Gramedia lagi yah saya memutuskan untuk membeli buku ke-4 Inheritance, sebelum kehabisan layaknya Brisingr. Dan saya sedikit terhibur dengan itu, TAPI gimana mau baca Inheritance (buku terakhir) kalau buku ketiga belum dibaca?! Yah, cari ebook lagi, dan saya menemukan ebook Brisngr bahasa Indonesia hanya setengah dari semua halaman novel (kalau tidak salah sekitar 700 an halaman). Oh my God, hal ini benar-benar membuat saya memutar otak. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap bertahan membaca Brisingr yang hanya setengah itu, dan mencari setengahnya dalam bahasa Inggris. Oh my God, saya sudah khawatir tak akan mengerti dengan baik petualangan bang Eragon dkk kalau saya baca versi Inggrisnya. Maklum bahasa Inggris saya sangat kurang.

Tapi pada suatu pagi yang cerah saya terinspirasi dari iklan tentang toko online dari televisi. Langsung saja saya ketik “Brisingr Berniaga.com” dan BOOM! Ada sebuah alamat link facebook yang mebgatakan menjual Brisingr! Layaknya udara segar dari pegunungan Beor, hal itu membuat saya sangat senang. Yay!

Langsung deh, gak pikir panjang sama uang jajan langsung pesen. Dag dig dug, karena baru pertama kali pesen buku dari online, males banget kalau mikir ada kemungkinan akan tertipu. Tapi alhamdulillah! 2 hari setelah transfer (hari Rabu) buku datang (hari Jumat). CEPET BANGET! Padahal masnya bilang butuh 3-4 hari. Makasih banget @Naufal Jasa Kurir.

Dari sini saya benar-benar melanjutkan petualangan bersama bang Eragon dengan begitu lancar. Meski di dalam petualangan itu harus bertemu para Tugas yang seganas Ra’zac semematikan mantra-mantra Galbatorix. Tapi petualangan ini sangat sangat sangat sangat saya nikmati. Bahkan membuat saya terhibur, sangat terhibur dari tugas-tugas itu. Terkadang malah saya menjadi “Sudahlah, tugas itu akan selesai ketika saya selesai berpetualang dnegan bang Eragon dan Saphira.” ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

Pada akhir Inheritance, saya benar-benar merasa terpukul! Bagaimana tidak?! Kenapa begitu cepat!!!!! Saya dapat Brisingr pada kurang lebih pertengahan semseter 5, tetapi pada akhir semester 5 saya harus berpisah dengan Eragon?! Kenapa begitu cepat waktu berlalu. Novel telah habis, dan saya membutuhkan petualangan dari dunia Paolini lagiiii. Aaahhh…

Tapi selayaknya hal normal, sebuah pertemuan akan berdampingan dengan perpisahan, begitu juga buku/novel. Ada halaman awal tapi juga ada halaman terakhir. Dan saya sudah sampai pada halaman akhir Inheritance Cycle, berpisah dengan petualangan mereka semua. Dan saya harus katakan saya sangat menyukai dunia yang diciptakan oleh Christoper Paolini. Dan saya sangat ingin hidup di dalamnya, berperan di dalamnya,waaah pasti sangat meyenangkan ๐Ÿ˜€

Seyelah Post ini saya akan mem-post mengenai Spoiler dari Ke-empat novel kebanggaan saya itu. Tunggu yaaa, hihihi.

 

Advertisements

Published by

nadhirulmaghfiroh

Hi, I'm me. Who am I? Read me. :P

5 thoughts on “Petualangan Bersama Inheritance Cycle”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s