Hutan

image

Bukan padang pasir
Tapi hutan
Bukan coklat pasir tapi hijau
bukan itu lagi masalahku

Bosan dan enggan
Ingin kukatakan sudah
Tapi seperti halnya hutan, tak mudah untuk mencari jalan keluar

Aku enggan meluangkan malamku lagi
Aku menjadi beku lagi
Tak lagi tawa tapi tawa buatan

Kau lelaki manis, begitu manis hingga kau katakan aku berharga
Aku membencinya
Bodoh!
Kenapa kau lakukan itu

Biarkan aku yang jatuh padamu
Bukan kau yang jatuh padaku

Kau bunuh rasa ingin tahuku
Dan kau menjadi bodoh, tak hentikan senyummu untukku
Berhentilah

Aku lelah
Sejauh ini kakiku menapak pada hutan di matamu
Tapi apakah akan semudah itu duduk di tahtamu?
Jangan jadi dungu
Aku benci laki-laki dungu

Aku ingin teka tekimu
Aku ingin kau buatku menunggu
Aku ingin guyonan gilamu
Aku tak ingin kata cinta kepemilikanmu
Jadilah doyle bukan sparks

Melukislah layaknya da vinci
Jangan hanya berkutat dengan kutipan romantis shakespeare
Jadilah seradikal Baudelaire
Buang selubung halus Kahlil Gibran

Jadilah dirimu yang dulu
Yang selalu menertawaiku
Kau lelaki hebat, aku tak ingin melepasmu hanya karena kau jatuh lebih dulu

Advertisements

Published by

nadhirulmaghfiroh

Hi, I'm me. Who am I? Read me. :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s